Penelitian Buah Sirsak di Amerika

Daun sirsak adalah nama yang diberikan untuk daun dari pohon buah sirsak. Dulu daun sirsak tidak dipandang sama sekali. Malahan banyak daun sirsak yang jatuh, dibuang dan dibakar. Namun sekarang, daun sirsak sangat dipuja-puja. Perlakuan pada daun ini berubah sejak adanya berita bahwa daun ini bisa digunakan sebagai obat tumor dan kanker.

Berita mengenai kehebatan daun sirsak ini sudah menyebar di dunia online. Berbagai blog juga menulis berbagai manfaat daun ini. Tidak hanya tulisan saja yang bermunculan, banyak toko online yang mulai menjual obat tumor dan kanker alami ini. Daun sirsak semakin digemari namun buahnya dilupakan.

Penelitian Buah Sirsak

Sebenarnya bukan hanya daun sirsak yang bisa menjadi obat tumor dan kanker, buahnya pun bisa. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh departemen ilmu dan teknologi pangan dari Virginia Polytechnic Institute and State University (Virginia Tech) menyatakan bahwa buah sirsak (dikenal dengan nama soursop atau graviola  di negara barat) dapat membantu menghambat pertumbuhan ‘kanker payudara’.

buah sirsakPenelitian ini dilakukan oleh Dai Y, Hogan S, Schmelz EM, Ju YH, Canning C dan Zhou K. Judul dari hasil penelitian mereka adalah “Selective growth inhibition of human breast cancer cells by graviola fruit extract in vitro and in vivo involving downregulation of EGFR expression”.  Penelitian mereka di terbitkan pada tanggal 22 Juni 2011 di PubMed.gov. PubMed.gov adalah Perpustakaan Nasional untuk kedokteran dan Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat

Dalam abstract dari tulisan mereka, dijelaskan dengan singkat bahwa ekstrat dari buah sirsak (GFE – graviola fruit extract) menghambat pertumbuhan sel kaker payudara (BC – breast cancer).  Percobaan ini menggunakan tabung penelitian dan tikus percobaan. Sel kanker dimasukan ke tabung dan ditanam ke tikus percobaan. Ke-2 sel kanker tersebut diberikan ekstrat buah sirsak. Dari pemberian ekstrat tersebut, para peneliti melihat bahwa ekstrat ini menghambat pertumbuhan epidermal growth factor receptor (EGFR) yang merupakan sel yang ada di kanker payudara. Dengan menghambat EGFR berpengaruh pada pertumbuhan kanker payudara.

Walaupun percobaan ini belum pernah dilakukan pada manusia, namun bolehlah berharap bahwa akan bermunculan obat tumor dan kanker alami yang bisa meminimkan efek samping dari pengobatan yang ada sekarang. Salam –hm-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s