Peraturan Google dalam Membangun Data Center

Google merupakan perusahaan yang sudah dikenal dan produk search engine-nya merupakan search engine yang paling banyak digunakan. Selain search engine, Google juga memiliki produk lain yang sangat dikenal seperti Google Map. Untuk menunjang semua sistem produknya,  Google sendiri memiliki data center yang besar. Bagi Google dalam mendesai sebuah data center, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut peraturan membangun data center dari Google:

Fokus pada Pengguna

data centerPengguna Google tersebar diberbagai belahan dunia sehingga tidak heran bila Google membangun data center di beberapa tempat. Hal ini dilakukan karena Google berusaha untuk meletakan server sedekat mungkin dengan para pengguna. Dengan lokasi yang dekat akan membantu memotong waktu yang dibutuhkan pengguna dalam menggunakan produk Google. Semakin jauh pusat datanya semakin banyak waktu yang dibutuhkan produk Google untuk loading. Jadi tidak heran bila memilih tempat merupakan masalah utama bagi Google dalam membangun sebuah pusat data.

Pastikan Kualitas Terbaik

Google setidaknya sudah memiliki 40 pusat data. Dalam setiap pembangunan sebuah pusat data, Google selalu memastikan bahwa mereka menggunakan tenaga kerja lokal terbaik dan akses jaringan listrik lokal yang kuat. Ke 2 hal ini adalah kunci utama dalam membangun sebuah pusat data. Untuk saat ini, Google sedang fokus pada isu ramah lingkungan sehingga mereka mencari lokasi yang bisa menyediahkan energi penganti terbaik.

Kreativitas

Jika dilihat dari dalam, pusat data center Google diwarna dengan berbagai warna untuk memperlihatkan filosofi perusahaan yaitu “work hard, play hard”. Dan tentu kreativitas dalam pemberian warna sangat penting. Selain itu warna–warna tersebut  bisa dijadikan sebagai label untuk memudahkan pengklasifikasian fungsi sehingga pekerjaan lebih mudah.

Teruslah Mau Belajar dan terus Memperbaiki Diri

Ingat, di atas langit selalu ada langit lagi. Google tahu hal itu dan mempraktetkannya terus menerus dalam sistem kerja mereka. Google masih tetap terus belajar dan terus memperbaiki diri. Kadang-kadang hal ini membuat Google harus belajar dari luar.

Teruslah mencari cara untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. Kebutuhan akan cara mendinginkan server dan mengurangi pemborosan energi memaksa Google untuk terus mengembangkan keahlian dalam merancang sistem transfer dan penggunaan energi yang lebih efisien lagi.

Tidak Perlu Menjadi Jahat untuk Berhasil

Google sendiri telah membuktikannya. Penggunaan ulang limbah merupakan salah satu contoh dari Google agar lebih ekonomis dan lebih eco. Dan masih banyak contoh lainnya yang bisa diberikan oleh Google.

Dari daftar peraturan pusat data Google, kita bisa belajar banyak hal gimana cara membangun data center bagi perusahaan Anda yang lebih baik lagi. Jangan berhenti belajar, untuk terus memperbaiki dan meningkatkan skill Anda. –hen-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s