Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Premi Asuransi

Sebelum memutuskan untuk mendaftar asuransi, Anda perlu mempertimbangkan jumlah premi yang akan Anda bayarkan nantinya. Premi asuransi jiwa adalah besaran biaya yang harus dibayarkan oleh nasabah kepada pihak perusahaan asuransi. Besaran premi asuransi jiwa antara satu nasabah dengan nasabah lain tentunya berbeda. Lantas, bagaimana cara penghitungan premi yang ditetapkan oleh pihak asuransi?

Ada banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam menentukan jumlah premi. Patut diingat bahwa perusahaan asuransi pun memiliki wewenang untuk menolak permohonan asuransi kita jika ada hal lain yang patut untuk dipertimbangkan. Berikut ini adalah faktor-faktor yang menjadi pertimbangan pihak asuransi untuk menentukan jumlah premi yang harus dibayarkan nasabah.

  • asuransiGaya hidup dan riwayat medis. Semakin tinggi risiko kematian nasabah, maka semakin tinggi pula harga premi yang harus dibayarkan pada pihak asuransi. Oleh sebab itu, ketika kita akan mengajukan permintaan asuransi jiwa, kita akan diberikan beragam pertanyaan seputar gaya hidup kita dan riwayat medis. Hal ini ditujukan untuk memperhitungkan seberapa besar risiko kematian kita. Sebab asuransi jiwa adalah ilmu probabilitas di mana setiap kemungkinan bisa saja terjadi.
  • Jenis kelamin. Ada beberapa pihak asuransi yang masih mempermasalahkan jenis kelamin nasabah untuk menentukan jumlah preminya. Namun, ada pula yang menganggap bahwa pria dan wanita adalah sama. Nasabah wanita dianggap memiliki harapan hidup yang lebih panjang dibanding laki-laki. Untuk itu, biaya premi yang dibayarkan oleh nasabah wanita biasanya lebih rendah dibanding pria.
  • Jumlah nilai kontrak. Besarnya biaya polis yang harus dibayarkan oleh pihak asuransi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan pun berpengaruh terhadap biaya yang harus kita bayarkan perbulannya. Semakin besar jumlah nilai kontraknya, maka biaya yang harus kita bayar juga akan semakin besar.
  • Penghasilan dan pengeluaran. Pihak perusahaan asuransi akan menganalisis besarnya penghasilan kita setiap bulan dan biaya apa saja yang akan kita keluarkan. Hal ini ditujukan untuk memprediksi apakah kita mampu membayarkan premi secara konsisten. Tentunya, besaran gaji yang kita terima juga akan berdampak pada besarnya biaya premi yang akan bayarkan. (Tr)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s