Taman Film Pertama di Indonesia

pembukaan taman filmTaman film? Apa itu? Jangan khawatir karena kamu bukan satu-satunya yang bingung akan istilah taman film. Taman film merupakan salah satu taman yang ada di kota Bandung. Selain taman film, Bandung juga memiliki taman musik, taman fotografi, dan taman lansia. Apa yang membedakan taman film dengan taman-taman lainnya di Bandung dan kota lain? Taman film menggunakan rumput sintetis. Eh, rumput sintetis? Yap, taman film yang diluncurkan oleh Wali Kota Bandung, RIdwan Kamil ini didesain sangat ciamik dengan adanya karpet rumput sintetis dan bak beton-beton yang berfungsi sebagai kusir penonton. Dan taman film ini merupakan taman film pertama di Indonesia.

Dimana lokasi taman film ini? Taman ini dibangun di kolong jalan layang Pasipati, Tamansari, Kecamatan bandung Wetan, Kota Bandung. Wew, bukannya bising jika di bawah kolong jalan laying apalagi jalan laying Pasipati yang rame? Pada awal peluncurannya, beberapa orang memikirkan hal yang sama namun ternyata di lapangan berbeda. Anak-anak dan keluarga tetap nyaman bermain di taman ini tanpa merasa terganggu sama kebisingan suara kendaraan. Bahkan suara-suara riang anak-anak bisa mengalahkan kebisingan suara kendaraan.

taman filmSelain dibangun dengan perpaduan beton dan rumput sintetis, taman dengan luas 1.300 meter persegi juga dilengkapi dengan teknologi layar videotron dengan ukuran 4 X 8 meter. Dengan ukuran ini, bisa dibilang layar tersebut adalah layar raksasa.  Layar raksasa ini kedepannya akan difungsikan untuk pemutaran film dan pertandingan sepak bola. Tentu saja pertandingan sepak bola yang tidak boleh terlewatkan adalah pertandingan tim Persib Bandung.

Layar boleh gede, tapi kalau sound system-nya jelek sama aja dong. Yap, dan pemerintah Bandung mengerti akan hal tersebut sehingga sound system yang digunakan tentu tidak abal-abal. Untuk mendukung kinerja layar dan sound system, pemerintah Bandung telah memastikan daya listrik yang diberikan adalah 33.000 watt.

Emm, sepertinya biaya membangun taman film ini tidaklah murah. Yap, sama sekali tidak murah. Untuk membangun taman ini, dibutuhkan biaya hingga Rp 1 miliar. Wew, ini pakai APBD kota Bandung? Gak lah, biaya pembangunan taman film ini didapat dari CSR beberapa perusahaan. Dan salah satu pemberi CSR ini adalah PT Multistrada Arah Sarana.

Semoga semakin banyak CSR-CSR di kota-kota lain yang membantu warga kotanya seperti CSR ini. –hm-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s