Jenis Investasi yang Bisa Kamu Pilih (Part 2)

Selain investasi dalam bentuk tabungan, deposito, emas dan properti, masih ada jenis investasi mengutungkan lainnya yang perlu kamu ketahuin. Berikut adalah beberapa invetasi yang bisa dibilang memiliki risk yang cukup tinggi karena bisa membuat uang yang kita investasi ilang seketika jika salah langkah. Investasi apa sajakah itu? Secara garis besar, investasi ini adalah investasi Reksa Dana.

Reksa dana merupakan investasi dimana dana dikumpulkan dapat diinvestasikan ke berbagai instrument seperti obligasi (surat utang), pasar uang dan saham. Biasanya dalam melakukan investasi reksa dana, kamu perlu menggunakan jasa manajer investasi. Di Indonesia sendiri, sudah banyak manajer investasi yang dapat kamu pilih.

Wow banyak juga ya, dikiranya reksa dana itu lebih ke obligasi. Obligasi hanyalah salah satu instrument reksa dana. Agar lebih paham, yuk cek jenis investasi Reksa Dana di bawah ini:

Reksa Dana Saham

reksa dana sahamIni jenis investasi reksa dana yang memiliki nilai return yang paling tinggi, namun risikonya juga paling tinggi. Eh, kok bisa? Yap, bisa saja karena fluktuasi harga sama turun dan naik sangat cepat serta tajam. Dibilang penghasilannya paling tinggi dikarenakan kamu selaku pemengang saham mendapatkan keuntungan melalui 2 cara yaitu:

  • Deviden: perusahaan mengalami keuntungan sehingga para pemegang saham juga memperoleh pembagian hasil keuntungan.
  • Capital Gain: Selisih harga antara harga beli dan harga jual

Investasi ini disarankan diambil 5 tahun ke atas. Alasannya sudah jelas, harga saham sangat cepat turun dan naik.

Reksa Dana Campuran

reksa dana campuranSeperti namanya, investasi reksa dana campuran merupakan inventasi yang menggabungkan berbagai instrument seperti saham, deposito, obligasi dan lainnya. Risiko yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan reksa dana saham. Jadi bisa dibilang, hasil yang kembalipun tidak sebesar reksa dana saham karena masih ada sisi amannya.

Reksa Dana Pasar Uang

reksa dana pasar uangInvetasi Reksa Dana yang paling aman dibandingkan 2 jenis reksa dana sebelumnya, karena uangmu diinvetasikan 100% pada pasar uang  seperti deposito, giro,  obligasi dan SBI (Sertifikat Bank Indonesia). Jangka waktu invetasi ini lebih bersifat jangka pendek dibandingkan saham. Biasanya investasi ini jatuh temponya kurang dari 1 tahun.

Kekurangan dari invetasi reksa dana pasar uang adalah nilai return­ yang lebih kecil dibandingkan saham. Namun keuntungannya adalah bunga lebih besar dibandingkan deposito atau simpanana biasa. Selain itu pencairannya pun lebih gampang dan nilainya jarang turun.

Semoga informasi mengenai investasi dalam bentuk reksa dana ini membantu. –hm-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s