Kapan Asuransi Jiwa Berakhir?

asuransi

source: google

Kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi membuat semakin banyak yang mulai tertarik untuk menggunakan polis asuransi sesuai dengan yang dibutuhkan. Diantara sekian banyaknya produk asuransi yang diminati, asuransi jiwa syariah maupun biasa adalah salah satunya. Hanya saja, untuk menggunakan produk ini bukanlah hal yang sederhana. Bukan karena kesulitan pendaftaran, melainkan banyak hal yang harus dipahami. Dari mulai perhitungannya, hal yang tidak ditanggung, dan yang tidak kalah pentingnya yaitu kapan asuransi jiwa berakhir.

Asuransi jiwa bisa berakhir? Tentu saja bisa, dan ada banyak penyebab berakhirnya asuransi ini, diantaranya yaitu:

Pembatalan perjanjian

Pada umumnya, pembatalan perjanjian ini disebabkan karena permintaan pemegang polis kepada perusahaan asuransi. Alasan pengajuannyapun bisa beragam, bisa karena pemegang polis merasa bahwa polis asuransi yang dimilikinya sekarang kurang memenuhi kebutuhannya dan ingin pindah ke perusahaan asuransi lain, atau bisa juga karena pemegang polis mengalami suatu kondisi yang tidak lagi memungkinkannya untuk membayar premi asuransi. Namun, apapun alasan dari pembatalan polis ini, biasanya perusahaan asuransi akan mengabulkannya dengan ketentuan yang telah disepakati sebelumnya. Hal ini terkait dengan pengembalian dana oleh perusahaan asuransi kepada pemegang polis. Ada beberapa perusahaan asuransi yang akan memberikan pengembalian dengan nominal tertentu setelah dipotong dengan berbagai administrasi, namun ada juga yang tidak melakukan pengembalian dana jika pemegang poli yang melakukan pembatalan. Sebab itulah, perhatikan hal ini baik-baik sebelum memutuskan untuk menandatangani polis.

Masa berlaku habis

Setiap polis asuransi jiwa memiliki masa berlaku, dan secara langsung akan menyebabkan perlindungan selesai ketika masa berlaku polis ini telah habis. Masa berlaku polis ini bisa beragam, tergantung dari kebijakan perusahaan asuransi dan pilihan sang pemegang polis. Namun umumnya, sekitar 5 tahun ke atas. Setelah masa berlaku polis ini berakhir, maka keputusan ada di tangan pemegang polis, apakah ingin memperpanjang masa berlakunya ataukah ingin menghentikan perlindungan asuransi ini. Pemegang polis juga diizinkan memperpanjang masa berlaku polis dengan penghitungan baru, yang secara otomatis akan memperbaharui polis juga.

Terjadinya risiko

Risiko pada asuransi jiwa ini adalah terjadinya musibah pada pemegang polis yang menyebabkannya mengalami cacat permanen atau meninggal dunia, sehingga tidak lagi mampu mencari nafkah. Jika hal ini terjadi, maka secara otomatis polis akan berakhir. Tentunya, setelah perusahaan asuransi memenuhi kewajibannya kepada ahli waris sesuai dengan yang tercantum dalam polis asuransi. (Vita)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s