Mengenal Istilah Blue Screen of Death (BSoD)

blue screen

image source: Lifewire

Ketika mendengar kata “blue screen” mungkin kamu akan langsung berpikir bahwa hal ini terjadi ketika layar komputer atau pc berubah menjadi warna biru. Tenang saja, pemikiranmu tidak salah kok karena memang seperti itulah adanya. Lalu apakah hanya sesederhana itu? Tentu saja tidak. Pada saat blue screen terjadi, maka seluruh kegiatan yang kamu lakukan pada komputer akan dipaksa berhenti, baik kegiatan browsing dengan internet rumah, mengetik, atau kegiatan apapun. Nah, supaya kamu lebih paham langsung saja kita bahas yah.

Blue Screen of Death (BSoD) adalah kondisi dimana terjadi kesalahan sistem yang ditandai dengan munculnya layar berwarna biru pada komputer dan terdapat pesan error berwarna putih. BSoD ini bisa muncul akibat beberapa hal, diantaranya:

Kesalahan driver

Biasanya BSoD muncul pada komputer yang beru saja mengalami penggantian komponen, baik itu karena rusak maupun upgrade. Pada saat terjadi penggantian komponen perangkat keras (hardware), langkah selanjutnya kamu akan melakukan penginstallan driver agar hardware yang baru dapat berfungsi. Nah, pada saat inilah mungkin akan mengalami masalah yang kemudian menyebabkan munculnya BSoD. Bisa karena hardware yang tidak sesuai dengan komponen lain pada komputer, atau proses install driver yang error.

Error pada registry

Ada beberapa orang yang senang sekali mengotak-atik komputernya. Jika kamu memang benar-benar paham hal ini tidak akan menjadi masalah. Namun jika kamu sembarangan saja mengotak-atik, terutama merubah registry, maka bersiaplah menghadapi munculnya BSoD.

Kerusakan hardware

Selain dari masalah sistem atau software, munculnya BSoD juga bisa merupakan tanda dari kerusakan salah satu hardware. Memang jika kamu masih awam tentang komputer kamu tidak akan tahu hardware mana yang mengalami kerusakan, namun kamu bisa coba mengeceknya dengan melepas dan menggantinya dengan hardware sejenis. BSoD juga bisa muncul ketika ada kabel konektor yang bermasalah, jadi kamu bisa mencoba untuk mengencangkan pemasangan kabel konektor sebelum melepas hardware satu per satu.

Selain dari poin yang telah disebutkan, hardware yang mengalami overheat juga bisa memicu munculnya BSoD. Untuk itu, pastikan komputer memiliki sistem pendinginan yang baik dan berada di ruang terbuka untuk menjaga suhunya tetap stabil. (Vita)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s