Prinsip Dasar Asuransi Ini Harus Dimiliki Perusahaan Asuransi (part 1)

asuransi

image source: The Indian Express

Untuk kamu yang berniat menjadi seorang agen asuransi sukses maupun mempunyai keinginan untuk membangun sebuah perusahaan asuransi yang memberikan pelayanan paling bermutu untuk para nasabah, ada baiknya tidak melupakan beberapa prinsip dasar asuransi yang memang sudah diatur dan dipenuhi oleh pihak asuransi. Wajibkah ini dilakukan? Tentu saja jawabannya, sangat wajib. Sebab, dengan adanya berbagai macam prinsip dasar ini, maka perusahaan asuransi pun memiliki tonggak yang bisa membenarkan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bersama dengan nasabah.

Selain itu, apabila prinsip dasar ini sudah terpenuhi, biasanya saat nasabah membuat asuransi pun akan merasa tenang dan tidak mendapatkan banyak keraguan. Lantas, prinsip apakah yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan asuransi? Simak penjelasan singkatnya di bawah ini.

  • Insurable interest. Insurable interest sendiri merupakan sebuah prinsip dasar yang harus dipenuhi oleh perusahaan asuransi yang akan membangun maupun telah membuat sebuah instansi asuransi. Dimana, di prinsip dasar yang satu ini menjelaskan bilamana adanya hak untuk memperoleh pertanggung jawaban asuransi yang muncul karena berhubungan dengan keuangan. Biasanya, di prinsip dasar ini pihak tertanggung sekaligus barang yang diasuransikan pun harus sah di mata hukum.
  • Indemnity. Selain itu, pihak asuransi pun diwajibkan untuk memiliki prinsip dasar Indemnity. Yang mana, di dalam prinsip ini pihak perusahaan asuransi atau disebut pula dengan pihak penanggung harus menyediakan sebuah kompensasi finansial untuk para tertanggung yang keuangannya mulai seret atau berkurang sebelum terjadinya kerugian yang akan menimpa pihak tertanggung.
  • Subragation. Subragation sendiri merupaka n sebuah prinsip dasar asuransi yang digunakan untuk mengalihkan hak tuntut dari pihak tertanggung atau nasabah asuransi yang dialihkan kepada penanggung atau perusahaan asuransi setelah adanya pembayaran klaim asuransi yang dibayarkan langsung oleh nasabah atau pihak tertanggung. Akan tetapi, apabila klaim tidak dibayarkan, maka prinsip dasar Subragation ini pun tidak akan berlaku baik untuk pihak penanggung maupun tertanggung.

Itu beberapa prinsip dasar yang harus dimiliki oleh sebuah perusahaan asuransi. Ah iya, jangan kemana-mana dulu, sebab artikel ini akan dilanjutkan kembali di bagian duanya. Jangan lupa dipantengin, ya! –SH–

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s